April 20, 2009
· Disimpan dalam Java
Menakjubkan bukan??? Bagi programmer Java ada rasa rada-rada khawatir dengan kejadian ini termasuk saya sendiri. Pertanyaan yg muncul di benak saya:
1. Apakah Java nanti tetap akan berlanjut Free & Open Source?
2. Apakah Oracle akan membuka kesempatan yg sama terhadap product2 yg telah dikaluarkan oleh Sun?
3. Apakah editor Netbeans tetap juga akan Free?
Jika memang benar-benar Java sudah tidak menjadi Free, akhirnya akan kelihatan belangnya juga product-product OpenSource yg selalu menggembor-gemborkan ke’gratisan’nya tapi lambat laun juga akhirnya commercial juga. Bagaimana tanggapan Anda?
Maret 23, 2009
· Disimpan dalam Java
Gosip baru baru ini adalah perusahan besar SUN Microsystems akan dibeli oleh IBM. Dengan begitu produk utama sun yaitu Java dan antek-anteknya dikhawatirkan akan menjadi tidak free dan open source lagi. Hal ini sangat mengkhawatirkan terutama oleh kalangan developer java yang mengandalkan sifatnya yang free dan open source. Bagaimana tanggapan Anda?
Desember 26, 2008
· Disimpan dalam Java
Kadang kita pengen ngerti serial number dari hardisk atau motherboard, nah kodingnya itu kayak gini nech
Hardisk Serial Number
import java.io.File;
import java.io.FileWriter;
import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStreamReader;
public class DiskUtils {
private DiskUtils() { }
public static String getSerialNumber(String drive) {
String result = "";
try {
File file = File.createTempFile("realhowto",".vbs");
file.deleteOnExit();
FileWriter fw = new java.io.FileWriter(file);
String vbs = "Set objFSO = CreateObject(\"Scripting.FileSystemObject\")\n"
+"Set colDrives = objFSO.Drives\n"
+"Set objDrive = colDrives.item(\"" + drive + "\")\n"
+"Wscript.Echo objDrive.SerialNumber"; // see note
fw.write(vbs);
fw.close();
Process p = Runtime.getRuntime().exec("cscript //NoLogo " + file.getPath());
BufferedReader input =
new BufferedReader
(new InputStreamReader(p.getInputStream()));
String line;
while ((line = input.readLine()) != null) {
result += line;
}
input.close();
}
catch(Exception e){
e.printStackTrace();
}
return result.trim();
}
public static void main(String[] args){
String sn = DiskUtils.getSerialNumber("C");
javax.swing.JOptionPane.showConfirmDialog((java.awt.Component)
null, sn, "Serial Number of C:",
javax.swing.JOptionPane.DEFAULT_OPTION);
}
}
Motherboard Serial Number
import java.io.File;
import java.io.FileWriter;
import java.io.BufferedReader;
import java.io.InputStreamReader;
public class MiscUtils {
private MiscUtils() { }
public static String getMotherboardSN() {
String result = "";
try {
File file = File.createTempFile("realhowto",".vbs");
file.deleteOnExit();
FileWriter fw = new java.io.FileWriter(file);
String vbs =
"Set objWMIService = GetObject(\"winmgmts:\\\\.\\root\\cimv2\")\n"
+ "Set colItems = objWMIService.ExecQuery _ \n"
+ " (\"Select * from Win32_BaseBoard\") \n"
+ "For Each objItem in colItems \n"
+ " Wscript.Echo objItem.SerialNumber \n"
+ " exit for ' do the first cpu only! \n"
+ "Next \n";
fw.write(vbs);
fw.close();
Process p = Runtime.getRuntime().exec("cscript //NoLogo " + file.getPath());
BufferedReader input =
new BufferedReader
(new InputStreamReader(p.getInputStream()));
String line;
while ((line = input.readLine()) != null) {
result += line;
}
input.close();
}
catch(Exception e){
e.printStackTrace();
}
return result.trim();
}
public static void main(String[] args){
String cpuId = MiscUtils.getMotherboardSN();
javax.swing.JOptionPane.showConfirmDialog((java.awt.Component)
null, cpuId, "Motherboard serial number",
javax.swing.JOptionPane.DEFAULT_OPTION);
}
}
Desember 15, 2008
· Disimpan dalam Java
First Problem
This is my simple source code to export my jfugue music to MIDI
|
Player player = new Player();
try {
player.saveMidi(“T80 V1 I[Koto] F5s G5s G#5s G5s F5s
C#5s F5s G5s G5s F5s C#5s G#5s F5s F5s F5s G5s”,
new File(“OUTPUT.MID”));
} catch (IOException ex) {
ex.printStackTrace();
}
|
The midi output open in notation composer, show like this:


Look at the duration, not same with my jfugue string.
Then if I open it in Guitar Pro 5, the tempo become 20. Not 80 again…
Second Problem
This my simple code to export to MusicXML :
|
MusicXmlRenderer renderer = new MusicXmlRenderer();
renderer.tempoEvent(new Tempo(120));
for (int i=0;i < 32;i++) {
renderer.noteEvent(new Note((byte)64, Note.getDecimalForDuration(“t”)));
}
for (int i=0;i < 32;i++) {
renderer.noteEvent(new Note((byte)65, Note.getDecimalForDuration(“t”)));
}
try {
FileWriter writer = new FileWriter(new File(“OUTPUT.xml”));; BufferedWriter out = new BufferedWriter(writer);
out.write(renderer.getMusicXMLString());
out.close();
} catch (IOException ex) {
ex.printStackTrace();
}
|
If I open OUTPUT.xml in MuseScore become like this :

Then if I open it in Guitar Pro become like this :

This is I use jfugue-4.0.3, note t become q.
Third Problems
My Third problem is for percussions :
|
String s = “T80 V9 [42]+[36]s. Rt [42]s Rs [38]+[42]s. Rt [42]s Rs [36]+[42]i [42]s Rs [38]+[42]s. Rt [42]s Rs”;
Player player = new Player();
try {
player.saveMidi(s, new File(“OUT.MID”));
} catch (IOException ex) {
ex.printStackTrace();
}
|
Output midi open in notation composer :

Desember 4, 2008
· Disimpan dalam Java · Tagged Java Game
setelah mengikuti ITB Game Contest 2008 kemaren, banyak hal yang aku dapatkan. Termasuk pujian sekaligus cercaan. Pujian yang didapat adalah game ku yang aku bangun menggunakan GTGE engine (pure Java) dikira pake Flash buatnya. Orang – orang yang coba pada kaget. Setahu mereka game java itu lemot.. Tapi ternyata gameku enteng sekale…
Pujian datang lagi karena gameku punya grafis yang kalo ditingkat game java udah keren dan unik. Banyak mahasiswi yang suka dengan game ku berjudul “MARBEL”.
Tapi cercaan datang dari beberapa developer yang memakai C dan .net sebagai bahasa programmingnya. Mereka berpendapat, bagaimanapun juga java tetep kalah ma C dan .net. Karena lemot dsb.
Nah dari klise di atas saya mau mengangkat tema, apakah java benar2 lemot untuk game???? jawaban saya adalah TIDAK!!!! Semua itu tergantung bagaimana kita melakukan coding. Manajemen resource semua tergantung oleh programmer. C pun kalo lupa melakukan Free pada memori sama saja, akan memakan resource yang besar. Berbeda dengan java yang ada garbage collector yang akan menghapus memori yang sudah tidak digunakan lagi.
Sebagai perbandingan kita adalah pada game saya MARBEL yang saya buat menggunakan GTGE Engine (berbasis 2D) dan ada lagi game java 3D berjudul tribal trouble yang dibuat menggunaka JOGL. Kedua game ini sama sekali ga ada lemot2nya. Saya bisa buktikan itu… Silakan bandingkan dengan game C atau .net atau yang lain. Kenapa ga lemot? Karena kami memprogram java secara benar, hati – hati, dan terukur. Jadi memori yang kepake juga tidak besar. Efeknya, performance game tetap powerfull.
Sebagai informasi ini adalah Java Game Engine yang benar2 powerfull dan sudah siap bersaing dengan game – game engine lainnya yang bukan berbasis Java :
1. GTGE (Golden T Game Engine) http://www.goldenstudio.or.id
2. JMonkeyEngine http://www.jmonkeyengine.com
3. JOGL dan LWJGL (java berbasis OpenGL)
Silahkan Buktikan dulu buat game dengan engine – engine di atas barulah anda berkomentar. Semoga ini dapat membantu, dan agar sesama programmer walau berbeda bahasa agar tidak saling mengejek. Saya hanya mengankat tema agar para programmer sadar, kita saling melengkapi. Bukan untuk saling mencari kelemahan. Ada banyak jalan ke Roma.. Ditunggu komentar temen2 smua.. Thanks!
November 11, 2008
· Disimpan dalam Java · Tagged Pemrograman atau Algoritma dulu?
Pertanyaan ini mohon dijawab ma temen – temen yang baca posting ini, sehingga bisa diambil kesimpulan..
Manakah yang perlu dipelajari lebih dahulu? Pemrograman atau Algoritma dulu? ataukah berjalan beriringan??? Thanks commentnya
Oktober 23, 2008
· Disimpan dalam Java
Open Oct 22 2008
http://www.javaclopedia.com/forum
Oktober 18, 2008
· Disimpan dalam Java
Ada yang berminat menyelenggarakan seminar dan workshop GTGE?
Oktober 11, 2008
· Disimpan dalam Java · Tagged Java, Kiasan, Programming, Unek - unek
Pertanyaan yang kadang muncul di benak para programer Java Senior atau pun yang masih Junior. Salahkah Menjadi Programmer Java? Menjadi Programmer adalah sebuah pilihan profesi pekerjaan seseorang. Orang di Bidang IT tentunya. Kadang orang bilang menjadi programmer berarti menjadi Kuli seumur hidupnya karena harus berjuang belajar pemrograman baru kalo pemrograman yang sudah dikuasai sudah tidak laku lagi. Kadang juga ada yang bilang, programmer adalah pekerjaan yang static, tidak berkembang karena kalau di perusahaan besar. Programmer hanyalah sebagai pegawai biasa, sedangkan yang menguasai adalah orang – orang ekonomi / manajer yang gajinya pastilah lebih besar. Ada juga programmer selalu dikerjar deadline, karena itu programmer biasanya puyeng dan puyeng.
Dibalik semua itu, saya ingin mengankat sbuah perbincangan bagi kita smua. Dibalik titik sedih profesi di bidang programming, terdapat nilai positif yang sebenarnya jarang orang memikirkannya. Inilah Kuncinya!!! Jika Anda adalah seorang PROGRAMMER, Jalanilah profesi anda dengan bangga!!!
Karena sebenartnya inilah yang ada di dunia nyata :
- Secara harafiah, semua profesi dan pekerjaan tidak ada yang enak selain jadi GIGOLO
- Semua Profesi membutuhkan ketekunan dan keuletan, tidak ada orang yang akan langsung sukses dan hidup (kerja) enak tanpa melalui proses. Kecuali orang yang beruntung, tapi ingat! orang yang beruntung adalah orang yang berusaha keras!!!
- Programmer adalah profesi, jadi orang pun dapat sukses dari sana. Orang terkaya di dunia pun berasal dari Programmer malahan, seperti Bill Gates (Microsoft), Pendiri Google, Yahoo, dll
- Karena bidang IT sedang berkembang, maka programmer akan semakin dibutuhkan keberadaanya
- Banyak peluang usaha untuk programer seperti : Software House, Pemasaran Online, Data Online, dll.
Di sini saya cuma ingin menekankah jawaban dari pertanyaan judul di atas. Salahkah menjadi programmer Java? Kesimpulan saya : TIDAK!!! Programmer adalah profesi. Java sendiri adalah peluang yang besar saat ini bagi programmer. Jadi semua adalah kembali ke masing – masing personal. Tidak boleh kita menyalahkan seseorang menjadi programmer. Semua profesi mempunyai peluang yang sama.
September 23, 2008
· Disimpan dalam Java · Tagged Java Tutorial Free Complete
Free Java Tutorial, Complete Java Tutorial, All Java Tutorial, Java Forum, Java Community, Java Programming, Java SE, Java EE, Java ME, All Java Technology
JavaClopedia
By Andi Taru Nugroho NW